Sikap atau kelakuan yang sudah jelas buruk namun serasa ringan saat dikerjakan, itu berarti sudah menjadi sebuah kebiasaan. Kebiasaan adalah keadaan jiwa yang mendorong seseorang untuk melakukan perbuatan-perbuatan tanpa berpikir panjang. Ada beberapa kebiasaan buruk yang sudah tidak dianggap tabu di mata masyarakat, seolah-olah hal yang tidak harus dipermasalahkan di era modern saat ini. kebiasaan-kebiasaan buruk berikut ini memang terlihat sangat spele, namun apa jadinya jika dari hal yang spele saja kita tidak peka, tidak ada rasa tanggung jawab untuk saling mengingatkan. Maka jangan heran, dari zaman ke zaman prilaku manusia sudah tidak akan waras lagi, ciuman di tempat umum, hingga berhubungan intim pun demikian. Itu semua karena kita semua membiarkan.

Ciuman atau berhubungan intim di tempat umum sudah menjadi hal biasa di beberapa Negara, karena sudah seperti kebiasaan, jiwa mereka mendorong untuk melakukan tanpa harus berpikir panjang. Apa bedanya dengan Hewan ? Alhamdulillah di Indonesia hal seperti itu sangatlah tabu dan sangat tidak layak dipertontonkan di depan umum. Kita adalah bangsa yang mempunyai moral dan harga diri yang harus dijunjung tinggi. Ironisnya, Bangsa kita masih gemar membudidayakan tikus got (koruptor). Mari kita sebagai saudara sebangsa dan setanah air mulai saling mengingatkan satu dan lainnya dari kebiasaan-kebiasaan buruk yang kita anggap sepele, untuk menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk yang lebih parah lagi.

Makan dan Minum Sambil Berdiri

Minum dulu sis
Minum dulu sis

Selain mencerminkan pribadi yang kurang sopan dan tidak beretika, makan dan minum sambil berdiri dapat berdampak buruk bagi kesehatan. normalnya, ketika seseorang minum sambil duduk, air yang diminum akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka sehingga air kemih bisa lewat dan menutup. Setiap air yang dikonsumsi akan disalurkan pada penyaringan yang ada pada ginjal. Lalu bagaimana jika minum sambil berdiri ? air yang masuk kedalam tubuh akan menuju kandung kemih tanpa disaring. Hal ini menjadikan adanya pengendapan di sepanjang perjalanan si air (ureter). Maka muncullah limbah-limbah di ureter. Keadaan ini dapat memicu beberapa penyakit, satu diantaranya penyakit Kristal ginjal.

Pada saat duduk, apa yang diminum dan dimakan akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Lain halnya jika berdiri, apa yang masuk ke dalam tubuh akan jatuh dengan keras ke dasar usus, jika hal ini terjadi secara berulang-ulang dan dalam waktu lama maka akan menyebabkan disfungsi pencernaan. Parahnya lagi, makan dan minum sambil berdiri dapat berdampak refleksi pada saraf kelana (saraf otak kesepuluh) yang banyak tersebar pada lapisan endotel yang mengelilingi usus. Refleksi ini jika terjadi secara keras dan tiba-tiba akan menyebabkan kerusakan saraf yang parah dan dapat menghantarkan detak mematikan bagi jantung, sehingga dapat memicu pingsan bahkan kematian.

Nabi Muhammad Saw bersabda: “Janganlah kalian minum sambil berdiri, bila lupa, maka hendaklah dimuntahkan”. Mendengar hal tersebut, salah satu sahabat Nabi Bertanya, “Bagaimana jika makan?” Beliau (Nabi Muammad Saw) menjawab, “Itu lebih buruk lagi”

-HR Muslim & Tirmidzi

Kencing Sambil Berdiri

Mau sambil jongkok, tapi adanya yang buat berdiri, mau gimana lagi ya
Mau sambil jongkok, tapi adanya yang buat berdiri, mau gimana lagi ya

Semua manusia melakukan aktivitas ini, tujuannya untuk mengeluarkan sisa-sisa metabolisme tubuh atau kotoran dalam tubuh. Dalam melakukan aktivitas ini kita dituntut untuk benar dan sesuai aturan. Satu-satunya tuntutan dan aturan yang benar dalam melakukan aktivitas ini adalah dengan berjongkok. Ketika sesorang buang air seni atau air kencing sambil jongkok, tulang paha kiri dan kanan merenggangkan himpitan buah zakar, kondisi ini memudahkan air seni keluar dengan lancar hingga tetes terakhir dan dengan cara ini kekuatan otot sekitar buah zakar akan terpelihara. Lain halnya dengan kencing sambil berdiri, air seni yang keluar tidaklah lancar, maka akan menyisakan sisa, sisa-sisa yang tidak habis tadi akan menjadikan otot-otot dan urat halus sekitar zakar menjadi lembek dan kendur. Secara medis kencing sambil berdiri menjadi penyebab utama penyakit kencing batu dan lemah syahwat bagi sebagian pria. Dan secara agama, seseorang yang biasanya kencing berdiri kemudian mendirikan sholat, ketika ruku atau sujud akan terasa ada sesuatu yang keluar dari kemaluannya, itulah air kencing yang tidak habis terpancar tadi, apabila hal ini terjadi maka sholat yang dikerjakannya tidaklah sah. Ironisnya, masih banyak masjid-masjid di Indonesia yang menyediakan tempat kencing berdiri.

“Rasulullah Saw pernah melewati dua kuburan, lalu beliau berkata: ingat sesungguhnya dua mayit ini sedang disiksa, namun bukan karena dosa besar. Yang satu disiksa karena ia dahulu suka mengadu domba, sedangkan yang lainnya disiksa Karena tidak membersihkan dirinya dari air kencingnya. Kemudian beliau meminta pelepah daun kurma dan dipotongnya menjadi dua. Setelah itu beliau menancapkan salah satunya pada sebuah kuburan dan satunya lagi pada kuburan yang lain seraya bersabda: semoga pelepah itu dapat meringankan siksanya, selama belum kering”

-Shahih Muslim N0. 439