Artikel ini dikhususkan buat kamu yang sedang berpacaran tapi sudah diambang kehancuran, bagi yang belum punya pacar hanya boleh membaca tanpa harus mempraktekan (lagian mau mutusin siapa?) wkwkwkw😀

Putus cinta bukanlah hal yang mudah, tetapi ada beberapa cara yang membuatnya terlihat lebih mudah dan tidak membuat kedua belah pihak galau berkelanjutan. Yuk baca artikel ini untuk mengetahui bagaimana caranya.

Pertimbangkan Sebelum Kamu Ambil Keputusan

putusin nggak ya?
putusin nggak ya?

Perimbangkan secara matang sebelum kamu benar-benar yakin mau melakukannya, bayangkan akibat setelahnya, kemungkinan besar kamu tidak bisa berteman lagi dengan pacar kamu. Tidak bisa dipungkiri mereka yang pernah berpacaran lantas putus, tidak sedikit dari mereka hilang komunikasi, meskipun janji mereka saat putus masih tetap ingin berteman, hal seperti itu hanya bisa terjadi di sinetron-sinetron atau FTV.

Pertimbangkan kembali sebelum kamu ambil keputusan untuk memutuskan pacarmu, siapa yang akan mentraktir kamu makan ketika kamu sedang tidak ada duit? Siapa yang bayarin kamu nonton? Siapa yang beliin kamu baju? Pengeluaran perbulan kamu akan lebih besar dari sebelumnya.

Tetapi jika kamu benar-benar tidak merasa bahagia dengan hubungan kamu, maka putus adalah solusi yang terbaik. Jika kamu sangat mencintainya dan tidak ingin melukai hatinya, kamu bisa memilih untuk tetap bersamanya meskipun tidak bahagia. Tapi perlu kamu ketahui, hal tersebut hanya menunda perpisahan, semakin lama kamu menunda semakin parah kerusakan yang akan kamu terima.

Putuslah Secara kaafah (sempurna)

Meong :)
Meong🙂

Jika kamu ingin putus, putuslah secara kaafah jangan putus setengah-setengah. Cara plin-plan seperti ini mendandakan kamu ingin putus tapi belum siap mendapat predikat jomblo, kamu ingin putus tapi kamu belum siap kalau apa-apa harus bayar sendri, kamu tidak bahagia tapi kamu tidak rela melepasnya.

“Sayang, kita putus tapi untuk sementara ya?”

Hal seperti ini tidak mudah diterima oleh pacarmu, dia akan merasa digantung, dia ibarat kucing yang ingin kamu kasih ikan asin tapi ketika mau diambil kamu tendang kucingnya. Sakit tau ;(

Pilihlah Waktu dan Tempat yang Baik

Aa ... Neng minta putus, boleh?
Aa … Neng minta putus, boleh?

Terkadang, yang menjadikan putus cinta itu sakit bukan karena keputusan kamu, melainkan waktu dan tempat yang kurang pas. Ketika pacarmu sedang mempunyai masalah dengan keluarganya, dengan pekerjaannya, terus kecelakaan dan besoknya kamu datang bukan untuk menyemangati melainkan mengajaknya untuk putus. Kurang menderita apa dia, sudah jatuh tertimpa tangga pula.

Carilah waktu dan tempat dimana kamu dan pacar kamu bisa berbicara layaknya orang dewasa yang rasional.

Putuskan Dia Secara Offline

Kalo kamu nggak mau diajak nikah, aku minta putus ;(
Kalo kamu nggak mau diajak nikah, aku minta putus ;(

Di jaman era digital seperti saat ini, apa sih yang tidak bisa dionline-kan, semua bisa tersaji secara praktis, bahkan dalam urusan cinta sekali pun. Tidak sedikit dari mereka yang menembak kekasihnya melalui facebook atau twitter. Hal tersebut menjadikan cinta seperti barang murahan, bisa didapat kapan saja.

Buat kamu yang sudah terlanjur mengawali hubungan secara online, ketika ingin putus, janganlah menggunakan media sosial, Meskipun terlihat lebih felxsible cara seperti ini tidak memberikan kamu kesempatan untuk mengexpresikan emosimu.

Bayangkan ketika kamu memutuskan pacarmu langsung dihadapannya, kamu bisa mengexspresikan emosimu, mengatur nada bicaramu atau sesekali kamu bisa menggampar wajahnya, memberikan kepuasan tersendiri bukan ?.

Tidak hanya itu saja, memutuskan secara langsung menggambarkan bahwa kamu lebih menghargai perasaan dan cinta yang pernah kamu bangun bersama.

Jujur dan Berikan Alasan yang Jelas

Duh neng, wajahmu ko ayu tenan
Duh neng, wajahmu ko ayu tenan :-*

Ketika kamu mencintai seseorang pasti ada alasan kenapa kamu bisa mencintai dia, ganteng, mapan, putih. Dengan beberapa alasan tersebut kamu siap dijadikan kekasihnya. Begitu pula ketika kamu ingin putus, harus ada alasan yang jelas. Meskipun sulit, kamu harus tetap berani untuk mengatakan alasannya, hal ini akan membantunya menjadi kekasih yang lebih baik untuk orang lain di masa yang akan datang.

Jangan menutupi perasaan kamu dengan mengatakan hal seperti ini

“kamu terlalu baik, kamu pantas mendapatkan yang lebih baik dari aku”

Ini akan menjadikan pacarmu bertanya-tanya – apa salahnya.

Beri Dia Waktu Untuk Sendiri

Aku mampu sendiri tanpa kamu :)
Aku mampu sendiri tanpa kamu🙂

Butuh waktu untuk menjadikan seseorang sebagai kekasih, butuh waku pula untuk menerima kenyataan pahit karena diputuskan. Jika kamu sudah benar-benar memutuskan pacarmu, beri dia waktu untuk sendiri, jangan sms atau melakukan hal yang bisa membuat dia mengenang masa lalu bersamamu. Meskipun kamu masih ingin berteman, hargai perasaannya, dia membutuhkan waktu untuk menerima takdir perihnya. Jangan langsung memaksakannya untuk menjadi teman, jadilah mantan walau hanya sesaat.