PERINGATAN! Buat Jomblo Baper Saya nggak sarankan untuk membaca artikel ini, isinya serat akan sindiran. Peace ya🙂

Jomblo – kata ini sangat terdengar akrab di telinga para pemuda. Status yang hanya diberikan kepada mereka kaum terpilih. Terpilih karena takdir selalu memaksa mereka untuk sendiri atau terpilih karena mereka memutuskan untuk sendiri. Anak muda zaman sekarang mendefinisikannya; orang yang tidak memiliki pasangan atau kekasih. Selagi menyandang status ini, setidaknya kamu harus tahu sejarahnya.

Sejarah Jomblo

jomblo-cerdas
Jomblo Cerdas

Jomblo berasal dari kata Jomlo, yang artinya; perempuan yang sudah tua namun belum menikah atau belum memiliki pasangan. Berasal dari bahasa Sunda yang sudah dibakukan ke dalam kamus besar bahasa Indonesia. Kenapa harus ditambahkan huruf ‘b’ dalam penyebutannya, nggak ada alasan ilmiah untuk hal ini, ditambahkannya huruf ‘b’ hanya karena lebih nyaman dalam melafalkannya. Kata Jomblo seperti memiliki ruh negatif, sehingga bagi siapa yang menyandangnya seolah-olah tercap hina. Emang hina ko, tapi nggak semuanya.

Jomblo terbagi ke dalam dua bagian, Jomblo cerdas dan Jomblo bodoh

Tidak ada yang salah dengan jomblo, karena jomblo juga mahluk hidup yang bisa bernafas dan merasakan kelaparan. Jomblo hanya akan salah apabila dia berada di antara pasangan kekasih yang sedang memadu cinta. Tidak hanya salah, hawa keberadaannya pun tidak bisa dirasakan. Dunia dan mereka yang memadu cinta, menggap jomblo tidak lebih dari sekedar ‘kentut’. bau, dicemooh lantas ditinggalkan. Begitulah permasalahan jomblo, ada kala mereka merasa sendiri tidak ada yang mencintai dan dicintai.

Ketika kamu menyandang status ini, baik karena terpaksa atau pun karena pilihan. Kamu sudah tahu kapan status ini bisa menjadi ular berbisa yang siap meracunimu kapan saja. Ya, ketika kamu berada di antara para pasangan. Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menghindar, bukan berarti minder, hanya saja waktumu terbuang percuma jika terus-menerus bersama mereka. Banyak kegiatan positif yang bisa kamu lakukan untuk mengisi kesendirianmu. Pertama, Kamu bisa fokus ke studimu, ambil beasiswa ke luar negeri, harumkan nama bangsa dan buatlah gembira mereka yang mengakuimu. Kedua, kamu juga bisa fokus ke karirmu dan tekuni pekerjaanmu. Ketiga, Perbanyak waktu untuk berbincang dengan keluarga dan handaitolan. Keempat,  perluaslah jaringanmu dengan aktif di beberapa organisasi atau komunitas. Bukan kah lebih baik, apabila setiap harinya ada ilmu atau hal baru yang bisa kamu dapatkan ? dengan status Jomblo, semua itu mudah dilakukan. Karena dengan Jomblo, kamu lebih mudah mengembangkan diri sampai batas kemampuan yang ada dalam dirimu.

Ini dia si jomblo cerdas. Keberadaannya sangat diperhitungkan, bahkan ada sebagian yang menggapnya sebagai ancaman. Ancaman karena akan banyak wanita yang menaruh perhatian padanya, baik wanita single atau pun sudah berpasangan. Jadi sudah jelas, kenapa status jomblo selalu dihina dan dikucilkan oleh mereka yang berpasangan, karena ada rencana terselubung, rencana pembodohan. Mereka merasakan ketakutan, ketakutan jika orang yang dicintainya berpaling hati kepada si Jomblo Cerdas. Maka dihinalah para jomblo, dibuatlah bodoh, dan dibuat hidupnya tidak produktif. Karena sebagian dari mereka yang berpasangan tidak memiliki kehidupan yang produktif, kesehariannya hanya diisi dengan hal-hal omong kosong.

“kamu sudah makan belum?”

“kamu lagi apa?”

“ko kamu nggak ngucapin selamat bobo buat aku?”

“udah saatnya makan siang, ko kamu nggak ngucapin selamat makan sih”

Mereka yang mengaku dirinya keren, padahal aslinya seperti ini, nggak berbobot sama sekali. Tapi tidak sedikit dari para jomblo yang masuk ke dalam jebakan para pemadu cinta. Setelah dihina, dikucilkan, ambisi mencari cintanya semakin menjadi. Obsesi bodoh yang lahir dari pemikiran bodoh, maka menghasilkan hal yang tidak kalah bodohnya. Seperti; Being a stalker (chek timeline mantan setiap waktu), goda sana goda sini, menambah banyak kontak cewek yang belum jelas kecewekannya, menjadi pribadi yang negatif (cepat tersinggung, baper yang berlebihan), hingga menghalalkan segala cara agar ambisi cintanya terwujud. Dasar Jomblo Bodoh! Jomblo seperti ini yang keberadaanya lebih hina dari pada kentut.

Pilihan menjadi jomblo cerdas itu terbuka lebar sebagaimana terbukanya pilihan untuk menjadi jomblo bodoh. Kamu tinggal pilih, ingin bodoh atau cerdas.